#HitsPrambors

Showing posts with label Fisika. Show all posts
Showing posts with label Fisika. Show all posts

Sunday, 30 October 2011

Sinar UV

sinar ultraviolet
klik link di atas untuk mendownload materinya

Gelombang elektromagnetik

Informasi mengenai gelombang elektromagnetik ini bisa dilihat di
gelombang elektromagnetiksilahkan download

Soal Gelombang cahaya dan gelombang bunyi

Silahkan download Soal gelombang cahaya dan bunyi di sini
soal gelombang cahaya dan bunyi

Polarisasi Cahaya

Polarisasi (Pengkutuban)

Polarisasi adalah peristiwa perubahan arah getar gelombang cahaya yang acak menjadi satu arah getar.

Polarisasi Gelombang menunjukkan arah medan listrik pada suatu titik yang dilewati oleh gelombang tersebut. Jenis polarisasi antena dapat dikategorikan berdasarkan polanya pada BIDANG yang TEGAK LURUS atau normal dengan sumbu propagasi.

► Gelombang yang dapat mengalami polarisasi hanyalah gelombang tranversal yang mempunyai arah getaran tegak lurus dengan arah perambatannya

► Terpolarisasi atau terkutub artinya memiliki satu arah getar tertentu saja, seperti pada gambar berikut :


Simbol Cahaya alami, yang bukan sinar terpolarisasi adalah gambar sbb:


atau


Cahaya terpolarisasi didapatkan dengan cara sbb :

Difraksi Cahaya/Pembelokan Cahaya

Apa yang terjadi apabila gelombang permukaan air melalui celah yang sempit ?


Pengertian Difraksi

Jika sebuah gelombang permukaan air tiba pada suatu celah sempit, maka gelombang ini akan mengalami lenturan/pembelokan sehingga terjadi gelombang-gelombang setengah lingkaran yang melebar di daerah belakang celah tersebut. Gejala ini disebut difraksi.


Cahaya bila di jatuhkan pada celah sempit /penghalang, akan terjadi peristiwa difraksi

Difraksi Gelombang air Laut/sungai.

Difraksi pada gelombang air dilihat dari atas
















Beberapa Peristiwa Difraksi

1. Difraksi Cahaya pada Celah Tunggal

Bila cahaya monokhromatik (satu warna) dijatuhkan pada celah sempit, maka cahaya akan di belokan /dilenturkan seperti gambar berikut

RADIOISOTOP

Radionuklida atau radioisotop adalah isotop dari zat radioaktif. radionuklida mampu memancarkan radiasi. Radionuklida dapat terjadi secara alamiah atau sengaja dibuat oleh manusia dalam reaktor penelitian.

Produksi radionuklida dengan proses aktivasi dilakukan dengan cara menembaki isotop stabil dengan neutron di dalam teras reaktor. Proses ini lazim disebut irradiasi neutron, sedangkan bahan yang disinari disebut target atau sasaran. Neutron yang ditembakkan akan masuk ke dalam inti atom target sehingga jumlah neutron dalam inti target tersebut bertambah. Peristiwa ini dapat mengakibatkan ketidakstabilan inti atom sehingga berubah sifat menjadi radioaktif.

Banyak isotop buatan yang dapat dimanfaatkan antara lain Na-24, P-32, Cr-51, Tc-99, dan I-131.

SIFAT-SIFAT RADIOISOTOP

Peran radioisotop sebagai pencari jejak tidak terlepas dari sifat-sifat khas yang dimilikinya.
Pertama, radioisotop memancarkan radiasi manapun dia berada dan mudah dideteksi. Radioisotop ibarat lampu yang tidak pernah padam senantiasa memancarkan cahayanya.Radioisotopdalam jumlah sedikit sekali pun dapatdengan mudah diketahui keberadaannya. Dengan teknologi pendeteksian radiasi saat ini,

Superkonduktor


Aplikasi Superkonduktor pada Magnetic Resonance Imaging/MRI

Pada tahun 2003 tiga orang ilmuwan diberi Nobel Fisika yakni Alexei abrikosov, Anthony legget dan Vitally Ginzburg, akibat temuan mereka mengenai perkembangan teori superkonduktor. Mereka menemukan aplikasi superkonduktor, yakni sebuah alat pencitra/pendiagnosa yang disebut Magnetic Resonance Imaging / MRI.

Super konduktor adalah suatu sifat pada bahan yang tidak memiliki hambatan pada suhu di bawah titik tertentu. Sebenarnya suatu bahan dapat berupa konduktor, semikonduktor ataupun insulator, tergantung suhu yang mengenai bahan tersebut. Selain itu dia akan menjadi superkonduktor pada temperatur dibawah suhu kritis.

Telah diketahui bahwa suatu hambatan pada logam akan menurun secara bertahap jika suhu diturunkan secara bertahap pula. Berdasarkan pengetahuan tersebut, banyak ilmuwan yang melakukan penelitian lebih lanjut mengenai sifat tersebut. Hingga pada suatu waktu seorang ilmuwan dari Belanda bernama Heike Kamerlingh Onnes, menemukan superkonduktor suatu bahan. Onnes berhasil mencairkan helium hinggak 4 K atau – 2690c. Kemudian ia mem

Bahaya Radiasi HP (Handphone)

Telepon seluler atau ponsel yang banyak digunakan oleh masyarakat saat ini, memang sangat membantu dalam hal kemudahan berkomunikasi. Ukuran ponsel makin lama makin kecil agar lebih praktis mudah dimasukkan ke dalam saku dan kelebihannya makin lama makin canggih. Kecanggihan dan kelebihan ponsel tidak lain adalah waktu selalu ditemukan hal yang baru. Akan tetapi satu hal yang perlu diingat bahwa pancaran sinyal dari emiter ponsel selalu mengikuti kaidah pancaran radiasi gelombang elektromagnetik

Spektrum gelombang elektromagnetik dikelompokkan berdasarkan panjang gelombangnya atau bisa juga dikelompokkan berdasarkan frequensinya.

Pancaran gelombang elektromagnetik dari ponsel dengan frequensi antara 450 – 1800 MHz telah me

Saturday, 29 October 2011

Pencegahan Radiasi GEM

Tahukah Anda bahwa radiasi gelombang elektromagnetik yang ditimbulkan komputer bisa mengganggu kesehatan? Studi yang dilakukan American Optometric Association (AOA) mencetuskan bahwa radiasi komputer dapat menyebabkan kelelahan mata dan gangguan mata lainnya.

Kebanyakan gejala yang dikeluhkan responden adalah soal kelelahan mata, pandangan menjadi kabur dan mata kering. Masalah visual lainnya yang timbul adalah soal gangguan sakit kepala dan sakit leher atau bahu.

Nah bagi Anda yang sering nongkrong di depan komputer, lindungi dan rawatlah mata Anda dari radiasi yang

Manfaat Tenaga Metafisika Bagi Kehidupan

Dalam era modern ini banyak diantara manusia mulai mencermati dan akhirnya mendalami seni olah nafas Tenaga Dalam dan Tenaga Metafisika (ilmu ghaib). Hanya saja, tidalk sedikit yang tidak bisa membedakan keduanya. Ditambah lagi ketika menpelajarinya “tersesat” menuju kemusyrikan karena disadari atau tidak, kekuatan ilmu yang didapatnya ternyata dibantu oleh bangsa jin.

Padahal Tenaga Dalam (TD) itu sebenarnya tenaga yang murni terdapat dalam diri manusia sendiri, sedangkan Tenaga Metafisika (TM) yang murni berada diluar tubuh manusia disebut Aura.

Masalah yang muncul setidaknya ada dua hal :
Pertama : teknik menpelajarinya, dan
Kedua : sesuai syariat Islam atau tidak.

Dalam tulisan ini diupayakan untuk mempersatukan persepsi terhadap makna maupun manfaat dari kedua pengertian energi tersebut. Sehingga dengan demikian kerancuan yang terjadi dapat terhindarkan untuk

Dampak negatif gelombang elektromagnetik

1. Paparan radiasi ultraviolet-B yang berlebih terhadap manusia, hewan, tanaman dan bahan-bahan bangunan dapat menimbulkan dampak negatif. Pada manusia, radiasi UV-B berlebih dapat menimbulkan penyakit kanker kulit, katarak mata serta mengurangi daya tahan tubuh terhadap penyakit infeksi. Selain itu, peningkatan radiasi gelombang pendek UV-B juga dapat memicu reaksi kimiawi di atmosfer bagian bawah, yang mengakibatkan penambahan jumlah reaksi fotokimia yang menghasilkan asap beracun, terjadinya hujan asam serta peningkatan gangguan saluran pernapasan.

Pada tumbuhan, radiasi UV-B dapat menyebabkan pertumbuhan berbagai jenis tanaman menjadi lambat dan beberapa bahkan menjadi kerdil. Sebagai akibatnya, hasil panen sejumlah tanaman budidaya akan menurun serta tanaman hutan menjadi rusak.

2. Pulsa microwaves dapat menimbulkan efek stres pada kimia syaraf otak.

3. Apabila terjadi lubang ozon, maka sinar UV, khususnya yang jenis UV tipe B yang memiliki panjang gelombang 290 nm, yang menembus ke permukaan bumi dan kemudian mengenai orang, dapat menyebabkan kulit manusia tersengat, merubah molekul DNA, dan bahkan bila berlangsung menerus dalam jangka lama dapat memicu kanker kulit, termasuk terhadap mahluk hidup lainnya.

4. Radiasi HP dapat mengacaukan gelombang otak, menyebabkan sakit kepala, kelelahan, dan hilang

Kecepatan dan Percepatan Partikel Gelombang

Gelombang berjalan sinus seperti pada gambar berikut, berasal dari tali yang digetarkan harmonis dan dirambatkan. Setiap partikel tali seperti titik P, juga bergetar harmonis, maka titik P juga memiliki kecepatan dan percepatan. Kecepatan partikel dapat dihitung dengan cara turunan (diferensial).
Kecepatan partikel di titik P adalah turunan pertama dari simpangan gelombang berjalan dititik P terhadap waktu

Vp = dy/dt = d(ASin (wt – kx)/dt = ωA Cos (ωt – kx)

Soal dan jawab gelombang berjalan

Salah satu ujung seutas kawat digetarkan harmonic oleh tangkai sehingga getaran tersebut merambat ke kanan sepanjang kawat dengan cepat rambat 10 m/s. Ujung kawat mula-mula digetarkan keatas dengan frekuensi 5 Hz dan amplitude 0,01 m. Tentukan :

a.) persamaan umum gelombang

b.) kecepatan dan percepatan partikel di titik x = 0,25 m pada saat kawat telah bergetar 0,1 sekon

c.) sudut fase dan fase gelombang di titik x = 0,25 m pada saat ujung kawat telah bergetar 0,1 sekon.

d.) Beda fase antara titik dengan x= 0,50 m dan x=0,75 m

Penyelesaian

Diketahui : v = 10 m/s, f = 5 HZ, A= 0,01 m

Ditanyakana :

a.) Y = …? ,

b.) Vp=…? ap = …?, saat x = 0,25 m t = 0,1 s

c.) θ = …..? φ = …? , saat x = 0,25 m dan t = 0,1 s

d.) Δφ = ..? x = 0,5 m dan x= 0,75 m

Jawab

a.) Y = A sin (ωt – kx), w = 2π f= 2π. 5 = 10π, λ = v/f = 20/5 = 2 m

k = 2π/λ = 2π/2 = π

Y = 0,01 Sin (10πt – πx) = 0,01 Sin π (10t – x)

b.) Kecepatan partikel Vp = …? dan ap = …?

Vp = dy/dt = d(0,01 Sin π (10t – x)/dt

Vp = 0,01 . 10 π Cos π (10t -x) = 0,1π Cos π(10x 0,1 – 0,25) = 0,1π Cos 0,75π

= 0,1π Cos 135o = -0,05 π√2 m/s

ap = dvp/dt = d (0,1π Cos π (10×0,1 – 0,25)/dt = – ω2 Yp

= -(10π)2 x 0,01 Sin π (10t – x) = -π2 sin 135o = -½π2 √2 m/s2

c) θp = π(10t – x) = 180o (10×0,1 – 0,25) = 180o (0,75) = 45o x 3 = 135o

φ= fase gelombang = θ/360o = 135o/360o = 3/8

d) Δφ = Δx/λ = 0,75 – 0,50/2 = 1/8

Soal Gelombang

  1. Grafik simpangan terhadap waktu sebuah gelombang ditunjukkan seperti pada gambar di bawah ini.

  1. Dari grafik :

    (1) amplitudo gelombang 0,8 m

    (2) perioda T = 5 sekon

    (3) frekuensi f = 2 Hz

    (4) simpangan gelombang setelah 25 sekon adalah 0,40Ö 3 m

    Pernyataan yang benar adalah ….
    (1), (2) dan (3) d. (1) dan (2)
    (1), (2), (3) dan (4) e. (4)
    (1) dan (3)

    Penyelesaian :

    1) Amplitodo gelombang berjalan = 0,8 m (betul)

    2) T = t/n = 20 sekon/ 4 = 5 sekon (betul)

    3) F = 1/T = 1/5 = 0,2 Hz (betul)

    4) Simpangan (y) = A Sin wt = 0,8 Sin 2pft = 0,8 Sin 360. 2. 25 = 0 (salah)

    Jawaban yang benar (a), (1), (2) dan (3) benar

GAYA

Gaya Angin

Dalam bersepeda, angin yang berembus berlawanan arah dengan arah gerak si pengendara sepeda merupakan penghambat yang sangat menjengkelkan. Energi si pengendara akan terkuras banyak untuk melawan hambatan angin ini. Bayangkan, untuk mempertahankan kecepatan 15 km/jam di tengah angin yang bertiup dengan kecepatan 10 km/jam saja kita akan kehilangan sekitar 800 kalori setiap menitnya. Tetapi gaya angin juga bisa menjadi faktor yang mempercepat gerakan sepeda jika arah tiupan angin searah dengan arah maju sepeda.

Gaya hambat udara (drag force)

Di samping angin yang bertiup kencang, udara sendiri dapat menjadi penghambat bagi si pengendara sepeda. Tubuh manusia yang duduk tegak di atas sepeda merupakan bentuk yang sangat tidak aerodinamik karena

Tips Fisika

Fisika menurut saya merupakan mata pelajaran kedua tersulit setelah matematika. Banyak siswa IPA yang kurang menguasai Fisika. Dan alasan utamanya pada umumnya mengatakan TIDAK TAHU RUMUS. Tetapi dari hasil pengamatan saya, ternyata tidak tahu rumus bukanlah faktor utama. Yang menjadi faktor utama siswa kurang menguasai fisika adalah masih lemahnya hitung dasar (proses penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian minimal puluhan). Kenapa saya katakan demikian? Karena setelah siswa

Tips UN Fisika

Di bawah ini adalah SKL tahun 2010-2011 (sumber Depdikbud). Biasanya SKL tiap tahun hanya berbeda sedikit. Tulisan SKL disini saya persingkat, karena saya berusaha untuk menterjemahkan ke kata-kata yang lebih mudah untuk siswa.

Berikut ini adalah SKL Fisika

(1) Jangka sorong dan mikrometer sekrup

(2) Menjumlahkan besaran vektor

(3) Gerak lurus, gerak melingkar beraturan atau gerak parabola

(4) Hukum Newton

(5) Gaya gravitasi

(6) Titik berat